Luwu Timur – Kondisi Sungai Ussu di Kecamatan Malili kembali dikeluhkan warga, khususnya nelayan, setelah air sungai yang sebelumnya jernih dilaporkan berubah menjadi keruh berwarna merah kecokelatan. Perubahan tersebut memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap aktivitas dan penghasilan masyarakat setempat.


Keluhan ini mencuat setelah beredarnya video yang memperlihatkan kondisi terkini sungai. Dalam rekaman yang diterima media pada Senin (30/3/2026), seorang nelayan menyampaikan keresahannya terkait perubahan air yang terjadi secara tiba-tiba.
“Bagaimana kita mau cari ikan kalau air sungai seperti ini. Sebelumnya jernih, pas kita mau turun ke laut tiba-tiba sudah keruh,” ujar nelayan dalam video tersebut.
Perubahan kondisi air disebut terjadi mendadak, terutama saat warga hendak melaut. Sungai Ussu sendiri merupakan jalur vital bagi nelayan, baik sebagai akses menuju laut maupun sebagai sumber penghidupan sehari-hari.
Sejumlah warga menduga perubahan warna air berkaitan dengan aktivitas di sekitar wilayah tersebut. Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Selain berdampak pada hasil tangkapan ikan, warga juga menyoroti perhatian terhadap kondisi lingkungan dan berharap adanya kejelasan terkait penanganan situasi ini.
“Kami yang terdampak, tapi belum melihat kejelasan langkah yang diambil,” ungkap salah satu warga.
Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur dilaporkan telah melakukan peninjauan lapangan dan mencatat adanya sejumlah catatan terkait pengelolaan limbah di area aktivitas industri, termasuk kondisi fasilitas penampungan yang perlu dievaluasi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak perusahaan maupun DLH Kabupaten Luwu Timur mengenai kondisi terkini Sungai Ussu.
Kasus ini kembali menjadi perhatian publik, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat. Warga berharap adanya langkah cepat, transparan, dan berbasis data dari pihak terkait agar kondisi lingkungan dapat segera ditangani serta aktivitas ekonomi masyarakat tetap terjaga.





