Aprianto Tampung Aspirasi Rehabilitasi Berat Pustu Malela, Target Diperjuangkan di APBD 2027

oleh -5 pembaca
oleh

LUWU TIMUR, – Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Aprianto, menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan usulan rehabilitasi berat Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) di Dusun Malela, Desa Margolembo, Kecamatan Mangkutana, agar dapat direalisasikan melalui anggaran Tahun 2027.

Aspirasi tersebut disampaikan perwakilan Puskesmas Mangkutana dalam kegiatan rekapitulasi rencana pengadaan fisik dan nonfisik Kabupaten Luwu Timur untuk penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027, Selasa (20/10/2026).

Kegiatan itu menjadi forum penyampaian berbagai kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat, dengan melibatkan perwakilan pemerintah desa, staf sekolah, serta unsur pendidikan dan pihak terkait lainnya.

Dalam forum tersebut, perwakilan Puskesmas Mangkutana mengusulkan alokasi anggaran untuk rehabilitasi berat Pustu Malela. Usulan ini berkaitan dengan kebutuhan peningkatan sarana pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat di Dusun Malela dan sekitarnya.

Menanggapi usulan tersebut, Aprianto menyatakan akan memperjuangkannya melalui pokok pikiran (pokir) DPRD dalam pembahasan anggaran tahun mendatang.

“Insya Allah, kita realisasikan di anggaran pokok 2027 melalui pokok pikiran atau aspirasi saya,” ujar Aprianto.

Pernyataan tersebut menjadi komitmen untuk mendorong agar kebutuhan rehabilitasi Pustu Malela mendapat perhatian dalam proses penyusunan anggaran daerah. Namun, realisasinya tetap mengikuti mekanisme perencanaan, pembahasan, dan penganggaran yang berlaku.

Rehabilitasi berat fasilitas kesehatan tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan masyarakat saat mengakses layanan kesehatan sekaligus mendukung tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang optimal.

Keberadaan Pustu sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat dasar memiliki peran penting, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses pelayanan lebih dekat dari tempat tinggal mereka.

Karena itu, usulan rehabilitasi Pustu Malela diharapkan dapat dikaji berdasarkan kondisi bangunan, kebutuhan pelayanan, serta skala prioritas pembangunan daerah.

Melalui forum rekapitulasi rencana pengadaan fisik dan nonfisik ini, berbagai aspirasi masyarakat dihimpun sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan RAPBD 2027, dengan tetap memperhatikan kebutuhan prioritas dan kemampuan keuangan daerah.

Aprianto berharap, perencanaan pembangunan Kabupaten Luwu Timur tidak hanya berfokus pada infrastruktur umum, tetapi juga memberi perhatian pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan.

Dengan demikian, usulan rehabilitasi berat Pustu Malela diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui proses penganggaran sehingga peningkatan fasilitas kesehatan di Desa Margolembo dapat menjadi bagian dari agenda pembangunan tahun 2027.