Bupati Ibas Pimpin Rakor BPD se-Luwu Timur, Tekankan Sinergi dan Peran Aktif dalam Pembangunan Desa

oleh -19 pembaca
oleh

Malili — Bupati Kabupaten Luwu Timur Irwan Bachri Syam (Ibas) memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Luwu Timur dengan tema “Optimalisasi Fungsi dan Peran OPD dalam Pembangunan Desa Menuju Luwu Timur Juara”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Malili, Selasa (20/1/2026).

Rakor tersebut diikuti oleh seluruh anggota BPD dari berbagai desa di Luwu Timur dan menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara BPD dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan yang transparan dan akuntabel.

Dalam arahannya, Bupati Ibas menegaskan bahwa Rakor BPD merupakan momentum penting untuk menyamakan persepsi serta memperkuat kolaborasi antara BPD dan pemerintah desa sebagai mitra strategis pembangunan.

Menurutnya, forum koordinasi seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar BPD benar-benar memahami tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya di desa masing-masing, sekaligus menjaga silaturahmi antar unsur pemerintahan desa.

“Teman-teman BPD jangan pasif setelah dilantik. Harus berperan aktif, karena sinergi dan kolaborasi dengan aparat desa harus terjalin dengan baik,” ujar Ibas.

Ibas menekankan bahwa BPD memiliki peran strategis dalam pengawasan jalannya pemerintahan desa, termasuk memastikan seluruh program kerja desa berjalan sesuai regulasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mendorong BPD untuk tidak ragu menyampaikan laporan maupun kritik apabila menemukan adanya penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Sampaikan ke saya atau ke inspektorat jika ada aparat desa atau kepala desa yang tidak sesuai aturan, misalnya dalam pelayanan. Yang penting laporan dan kritik berdasarkan fakta di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Ibas meminta agar kinerja BPD terus ditingkatkan dan mendukung penuh implementasi program Pandu Juara agar berjalan sesuai dengan visi pembangunan Kabupaten Luwu Timur.

“Jangan asal jadi BPD. Jalankan tanggung jawab dengan kerja ikhlas. Campur tangan kita semua sangat dibutuhkan,” tutupnya.

Rakor ini turut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Ramadhan Pirade, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Rapiuddin Tahir, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Agus Thobarani, serta unsur terkait lainnya.