Komisi II DPRD Luwu Timur Audiensi ke Perum Bulog, Usulkan Penambahan Gudang di Daerah

oleh -53 pembaca
oleh

Jakarta, — Komisi II DPRD Kabupaten Luwu Timur melakukan audiensi dengan Perum Bulog untuk membahas penambahan pembangunan gudang Bulog di Luwu Timur. Pertemuan ini digelar di kantor pusat Perum Bulog, dan diterima langsung oleh Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen Marga Taufiq, beserta jajaran pejabat Bulog, Jakarta, Rabu (3/12/2025)

Rombongan DPRD dipimpin oleh Sarkawi Hamid, didampingi anggota Komisi II, Firman Udding, Sukasman, Wahidin, Ambrosius, Andi Surono, Wayan Suparta, serta dua Kabid dari Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Timur.

Dalam audiensi, Sarkawi memaparkan kondisi pertanian di Luwu Timur, dengan luas persawahan sekitar 24.000 hektare dan produksi rata-rata per musim sekitar 160.000 ton padi dengan perkiraan rendemen 50%, sehingga menghasilkan sekitar 80.000 ton beras per musim. Ia menekankan terbatasnya kapasitas penggilingan padi yang hanya mampu menyerap 30% gabah, sehingga sisanya terserap pengusaha luar daerah.

“Ketidakmampuan Gudang Bulog yang hanya mampu menampung sekitar 7.000 ton beras menyebabkan terjadinya permainan harga gabah oleh tengkulak, padahal harga pemerintah ditetapkan Rp 6.500 per kilogram. Karena itu, kami mengusulkan penambahan gudang Bulog dengan kapasitas 10.000 hingga 20.000 ton untuk menampung hasil olahan petani,” jelas Sarkawi.

Selain itu, ia juga menekankan perlunya penambahan penggilingan padi dengan sistem pengeringan (dryer) 120 ton per jam minimal 5 unit, mengingat curah hujan di Luwu Timur yang tinggi.

Surat resmi dari pemerintah daerah, yang ditandatangani langsung oleh Bupati Luwu Timur, turut diserahkan dalam audiensi sebagai bentuk dukungan terhadap pengusulan tersebut. Sarkawi berharap langkah ini dapat mengawal kesejahteraan petani Luwu Timur melalui peningkatan kapasitas gudang dan penggilingan. (Mulfi)