Malili – Bawaslu Kabupaten Luwu Timur menggelar apel pagi perdana tahun 2026 sebagai momentum penguatan kinerja dan komitmen kelembagaan di masa non tahapan Pemilu. Apel tersebut dipimpin Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (PPPS), Sukmawati Suaib, di halaman Kantor Bawaslu Luwu Timur, Jumat (2/1).
Dalam arahannya, Sukmawati menegaskan pentingnya peningkatan kinerja dan lahirnya inovasi di lingkungan Bawaslu, meskipun saat ini tidak berada dalam tahapan Pemilu maupun Pemilihan. Ia menekankan seluruh jajaran tetap menjaga etos kerja, profesionalitas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas kelembagaan.
“Memasuki tahun 2026, semangat kerja harus semakin ditingkatkan. Kinerja wajib lebih baik, tanggung jawab terhadap pekerjaan harus dijaga, dan marwah lembaga harus terus kita pertahankan,” tegas Sukmawati.
Menurutnya, Bawaslu perlu menunjukkan kepada publik bahwa lembaga pengawas Pemilu tetap aktif bekerja meski berada pada masa non tahapan. Hal tersebut penting untuk menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu sebagai lembaga pengawal demokrasi.
Sukmawati menjelaskan, pada masa non tahapan ini Bawaslu Kabupaten Luwu Timur tetap melaksanakan sejumlah tugas strategis, di antaranya pengawasan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, pengawasan pemutakhiran data partai politik, serta penguatan pendidikan pengawasan partisipatif di tengah masyarakat.
“Bawaslu tidak berhenti bekerja. Kita terus melakukan pengawasan dan penguatan kelembagaan. Karena itu, saya mendorong lahirnya inovasi berbasis kinerja agar masyarakat melihat Bawaslu tetap konsisten dan kokoh menjaga marwah lembaga,” ujarnya.
Apel pagi tersebut diikuti oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Luwu Timur Lenny Thalib, Kepala Subbagian Administrasi Dedy Sutaryo, serta seluruh jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Luwu Timur.





