Safari Subuh di Masjid, Kapolres Luwu Timur Beri Pengarahan Khusus Cegah Bullying

oleh -6 pembaca
oleh

MALILI – Polres Luwu Timur memanfaatkan momentum Safari Subuh untuk menyampaikan pesan penting kepada masyarakat. Pada pelaksanaan Safari Subuh tadi pagi, Kapolres Luwu Timur memberikan pengarahan khusus terkait bahaya bullying atau perundungan di hadapan para jamaah masjid. Sabtu (17/10/26).

Dalam pengarahannya, Kapolres menekankan bahwa perundungan bukan persoalan sepele. Bullying dapat terjadi di lingkungan sekolah, pergaulan remaja, hingga di media sosial, dan dampaknya sangat serius bagi korban, mulai dari trauma psikologis, menurunnya kepercayaan diri, hingga mengganggu masa depan generasi muda.

Kapolres mengajak para orang tua, tokoh agama, dan seluruh jamaah untuk berperan aktif melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap anak-anak. Orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak, baik yang berpotensi menjadi korban maupun pelaku perundungan.

“Bullying harus kita cegah bersama sejak dini. Lingkungan keluarga, sekolah, dan masjid harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita untuk tumbuh,” tegas Kapolres dalam arahannya.

Selain itu, Polres Luwu Timur juga mengingatkan pentingnya bijak dalam bermedia sosial, karena saat ini bentuk perundungan banyak terjadi melalui dunia maya atau cyberbullying, seperti ejekan, penyebaran foto/video tanpa izin, hingga ujaran kebencian.

Melalui Safari Subuh ini, Polres Luwu Timur berharap terjalin sinergi yang kuat antara kepolisian, tokoh agama, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, bebas dari perundungan, dan kondusif bagi generasi muda di Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan Safari Subuh ditutup dengan silaturahmi dan dialog kamtibmas antara Kapolres beserta jajaran dengan para jamaah.