Dinsos Luwu Timur Antarkan Langsung Kartu Lansia ke Rumah Sakit: Wujud Kepedulian untuk Lansia yang Sakit

oleh -165 pembaca
oleh

Luwu Timur, — Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memberikan perhatian kepada warga lanjut usia terus diwujudkan, tidak hanya melalui kegiatan seremonial penyaluran Kartu Lansia di titik utama, tetapi juga dengan menyentuh langsung lansia yang sedang dirawat di rumah sakit.

Usai penyaluran Kartu Lansia di Aula Kantor Camat Mangkutana, Tim Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) melanjutkan pelayanan dengan mengunjungi Mungkin Paruntu (69), warga Desa Kasintuwu, yang sedang dirawat di Rumah Sakit I Lagaligo Wotu, ruang Mahalona I. Jumat (7/11/2025)

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan setiap lansia penerima manfaat tetap mendapatkan haknya, meskipun dalam kondisi sakit atau tidak mampu hadir di lokasi penyaluran.

Mungkin Paruntu, yang sudah tiga tahun terakhir menderita penyakit dengan perut membengkak, tampak terharu menerima kunjungan tim Dinsos. Dengan tangan masih terpasang infus, ia tetap berusaha menandatangani berkas penerimaan bantuan Kartu Lansia.

“Sudah hampir tiga tahun saya sakit. Tidak bisa berbaring karena terasa sesak, jadi hanya bisa bersandar di tempat tidur,” ujarnya pelan.

Sejak dua tahun lalu, setelah istrinya meninggal, Mungkin tinggal bersama anak tunggalnya di Desa Teromu. Sebelumnya ia berprofesi sebagai pengendara ojek, namun karena sakit yang dideritanya, kini tidak lagi bekerja. Kebutuhan sehari-hari pun sepenuhnya ditanggung oleh anaknya.

Saat menerima bantuan, Mungkin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini. Terima kasih untuk Bupati dan Wakil Bupati atas perhatian dan bantuannya. Semoga selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugas,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Melalui Program Kartu Lansia, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen untuk terus memberikan jaminan sosial dan meningkatkan kesejahteraan warga lanjut usia, khususnya mereka yang hidup dalam keterbatasan akibat kondisi fisik dan ekonomi.

Kegiatan jemput bola ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa layanan sosial di Luwu Timur tidak berhenti di panggung acara, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan.

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.