DPRD Apresiasi Raihan WTP ke-14 Luwu Timur, Harisah: Bukti Sinergi Eksekutif dan Legislatif

oleh -2 pembaca
oleh

LUWU TIMUR – Kabupaten Luwu Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, dalam kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) yang berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan di Makassar, Selasa (2/6/2026).

Raihan tersebut menandai keberhasilan Kabupaten Luwu Timur mempertahankan opini WTP untuk ke-14 kalinya, sekaligus 12 tahun berturut-turut memperoleh predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah daerah.

Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan meraih opini WTP merupakan hasil kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Raihan WTP ke-14 ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memastikan pengelolaan keuangan berjalan dengan baik, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Harisah.

Ia menjelaskan, DPRD memiliki peran penting melalui fungsi pengawasan untuk memastikan penggunaan anggaran daerah berjalan efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Karena itu, DPRD akan terus mendukung berbagai kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.

Selain menjadi indikator pengelolaan keuangan yang baik, Harisah menilai opini WTP juga harus dimaknai sebagai motivasi untuk terus memperbaiki kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

“Prestasi ini harus menjadi dorongan bersama untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta menghadirkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Menurut Harisah, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama bertahun-tahun menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Namun demikian, capaian tersebut juga menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pelaksanaan program pembangunan.

Dengan diraihnya opini WTP ke-14 ini, Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan konsistensinya dalam menerapkan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.