Hari Kedua Pencarian Petani Hilang di Wasuponda Belum Membuahkan Hasil, Operasi Dilanjutkan Jumat

oleh -10 pembaca
oleh

Luwu Timur, – Tim gabungan yang dipimpin Kapolsek Wasuponda IPTU Tomy De’e belum menemukan Ramadhan (57), petani asal Dusun Lahumpangi Barat, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, yang dilaporkan hilang di hutan sejak Rabu (30/9/2026). Pencarian pada Kamis (1/10/2026) dihentikan pukul 16.00 Wita dan akan dilanjutkan Jumat (2/10/2026) pukul 07.00 Wita.

Sekitar 70 orang dikerahkan dalam operasi ini. Mereka terdiri dari personel Polsek Wasuponda, pemerintah Desa Parumpanai, Tim SAR, BPBD, PMI, Damkar Kabupaten Luwu Timur, dan masyarakat setempat. Pencarian dimulai dengan apel bersama pukul 07.00 Wita di posko yang didirikan di rumah korban.

Peristiwa bermula pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 08.00 Wita. Ramadhan berangkat ke hutan di belakang rumahnya, sekitar 3 kilometer jauhnya, untuk mencari pohon yang akan ditebang. Hingga sore hari ia tak kunjung pulang, ungkap Kapolsek Wasuponda IPTU Tomy De’e

Sekitar pukul 19.30 Wita, keluarga bersama Tim SAR dan sejumlah warga menyisir hutan yang diduga menjadi tujuan korban. Di titik terakhir, tim menemukan bekas tebasan pada sebatang pohon yang diduga hendak ditebang korban. Namun korban tidak ditemukan, dan pencarian dihentikan pukul 23.30 Wita.

Pada Kamis, tim gabungan kembali menyisir area sekitar titik tersebut, lalu beristirahat dan makan siang di posko pukul 11.30 Wita. Setelah apel gabungan pukul 13.00 Wita yang dipimpin Kapolsek, penyisiran dilanjutkan. Karena korban belum ditemukan, pencarian dihentikan pukul 16.00 Wita. Tim tiba di posko pukul 16.50 Wita dan menggelar apel konsolidasi.

Korban diketahui membawa telepon genggam, tetapi nomornya tidak aktif sehingga tidak dapat dilacak. Istri korban, Naseria (47), serta Kepala Desa Parumpanai, Judel, juga sebagai saksi dalam peristiwa ini.

Situasi di lokasi pencarian dilaporkan aman dan kondusif. Berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait, pencarian akan dilanjutkan Jumat pukul 07.00 Wita, Terang IPTU Tomy De’e.

Warga yang memiliki informasi tentang keberadaan korban diimbau menghubungi pihak kepolisian setempat atau Tim SAR, sambungnya.