Luwu Timur, – Proses demokrasi di lingkungan sekolah kembali digelar melalui Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS UPT SMP Negeri 1 Tomoni Timur untuk masa bakti 2026–2027, Kamis (23/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di pendopo sekolah ini menjadi momentum pembelajaran politik yang sehat sekaligus pembentukan karakter kepemimpinan bagi para siswa.
Kegiatan tersebut dihadiri dan secara resmi dibuka oleh Camat Tomoni Timur, Yulius. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan siswa dalam organisasi sejak dini sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Organisasi seperti OSIS adalah ruang belajar yang sangat penting. Di sini siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik kepemimpinan, tanggung jawab, serta kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama,” ujar Yulius.
Ia juga menegaskan bahwa pengalaman berorganisasi di tingkat sekolah menengah pertama memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, banyak keterampilan hidup (life skills) yang justru tidak sepenuhnya diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi terbentuk melalui pengalaman aktif dalam organisasi.
“Sejak SMP, anak-anak kita sudah harus diperkenalkan pada proses kepemimpinan. Mereka dipersiapkan untuk menjadi pemimpin, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan ke depan,” tambahnya.
Pemilihan Ketua OSIS tahun ini diikuti oleh tiga pasangan calon, yakni Wulan dan Cila sebagai pasangan nomor urut satu, Siti dan Dika nomor urut dua, serta Anugrah dan Vatris nomor urut tiga. Ketiganya tampil dengan visi dan misi masing-masing yang mencerminkan semangat perubahan dan inovasi di lingkungan sekolah.
Mewakili Kepala sekolah SMPN 1 Tomoni Timur , I Made Kembar menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya mampu memilih pemimpin yang tepat, tetapi juga terinspirasi untuk aktif berorganisasi dan mengembangkan potensi diri sejak dini.
Pada kesempatan ini siswa siswi SMP 1 Tomoni Timur menampilkan tarian Bali yakni ; tarian kembang girang dan Tarian mappare tasi memberi makan pada laut, menceritakan tentang para nelayan yang mencari nafkah di laut dan mata pencarian sehingga para nelayan melalukan tradisi sebagai ucapakan syukur terhadap laut yang telh memberikan penghidupan bagi para nelayan (*)





