Camat Tomoni Timur Tandatangani MoU Pengelolaan Sampah dengan Bank Sampah Mutiara Indah SMP 1 Tomoni Timur

oleh -8 pembaca
oleh

LUWU TIMUR, – Komitmen pengelolaan lingkungan berbasis sekolah di Kabupaten Luwu Timur memasuki babak baru. Camat Tomoni Timur, Yulius, secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bank Sampah Mutiara Indah UPT SMPN 1 Tomoni Timur, Kamis (23/4/2026).

Langkah kolaboratif ini dilaksanakan di halaman pendopo SMPN 1 Tomoni Timur sebagai bagian dari upaya konkret pemerintah kecamatan dalam mendukung penanganan sampah terpadu sekaligus memuluskan langkah sekolah tersebut menuju predikat Sekolah Adiwiyata.

Selain Camat Yulius, penandatanganan ini juga disaksikan dan diikuti oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kurikulum I Made Kembar Arta ketua Komite Sekolah,I Wayan Silayasa. Kerja sama ini menandai integrasi antara kebijakan wilayah dengan gerakan pelestarian lingkungan di lingkungan pendidikan.

Melalui MoU ini, Bank Sampah Mutiara Indah yang dikelola oleh pihak sekolah akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mereduksi volume sampah dari sumbernya. Fokus utama dari kerja sama ini adalah edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik kepada para siswa, yang kemudian disalurkan melalui mekanisme bank sampah.

Camat Tomoni Timur menekankan bahwa peran sekolah sangat vital dalam menciptakan budaya bersih di masyarakat. Dengan adanya kesepakatan formal ini, diharapkan SMPN 1 Tomoni Timur tidak hanya sekadar mengelola sampah secara internal, tetapi juga menjadi pusat edukasi ekologis bagi lingkungan sekitarnya.

Bagi SMPN 1 Tomoni Timur, kerja sama dengan pemerintah kecamatan merupakan pemenuhan salah satu kriteria penting dalam penilaian Sekolah Adiwiyata, yaitu aspek kemitraan. Keterlibatan aktif Camat dan Komite Sekolah menunjukkan adanya dukungan lintas sektor terhadap terciptanya lingkungan belajar yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa penanganan sampah bukan hanya slogan, melainkan kerja nyata yang terdokumentasi dan memiliki payung hukum yang jelas melalui MoU ini,” kata I Made Kembar Arta .

Acara penandatanganan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan berkas dokumen sebagai simbolisasi dimulainya sinergi hijau di Tomoni Timur. Dengan dukungan penuh dari pemerintah kecamatan, Bank Sampah Mutiara Indah optimis mampu mengubah limbah sekolah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi dan edukatif.  (*)