ANGKONA – Persoalan ketersediaan air bersih dan infrastruktur pertanian menjadi aspirasi utama masyarakat Desa Balirejo, Kecamatan Angkona, saat Anggota DPRD Luwu Timur, I Wayan Suparta, menggelar reses di daerah pemilihannya, Dapil II Angkona–Kalaena, Sabtu malam (15/8/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung hingga Minggu (16/8/2026), warga menyampaikan langsung berbagai kebutuhan yang masih menjadi perhatian di lingkungan mereka. Dua persoalan yang mendapat sorotan yakni pemenuhan kebutuhan air bersih dan peningkatan infrastruktur penunjang sektor pertanian.
Bagi masyarakat Desa Balirejo, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang membutuhkan perhatian dan solusi berkelanjutan. Warga berharap pemerintah dapat menghadirkan sarana yang mampu menjamin ketersediaan air bersih secara lebih baik.
Selain air bersih, warga juga mendorong peningkatan infrastruktur pertanian. Sarana dan prasarana yang memadai dinilai penting untuk memperlancar aktivitas petani, memudahkan akses menuju lahan serta mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi aspirasi tersebut, I Wayan Suparta mengatakan reses merupakan momentum penting bagi anggota DPRD untuk turun langsung menemui konstituen dan mendengarkan persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Setiap aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami catat dan menjadi bahan perjuangan. Kami berharap apa yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat dapat ditindaklanjuti secara bertahap,” ujar I Wayan Suparta.
Ia menjelaskan, aspirasi yang diterima dalam reses selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan di DPRD dan disampaikan kepada pemerintah daerah sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran yang tersedia.
Menurutnya, penyelesaian persoalan masyarakat membutuhkan proses dan dukungan bersama. Karena itu, aspirasi yang memiliki tingkat urgensi akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
Kegiatan reses tersebut turut dihadiri I Ketut Riawan, Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Luwu Timur, Sekretaris Desa Balirejo, para tamu undangan serta masyarakat setempat.
Melalui reses tersebut, masyarakat berharap kebutuhan dasar air bersih serta pembangunan infrastruktur pertanian dapat memperoleh perhatian serius dan masuk dalam prioritas pembangunan sesuai kemampuan daerah.
Bagi I Wayan Suparta, menyerap aspirasi secara langsung merupakan bagian dari upaya memastikan kebijakan pembangunan tidak hanya disusun dari atas, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan nyata yang disampaikan masyarakat di tingkat desa.
Reses pun menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan konstituen sekaligus momentum memperkuat komunikasi untuk mendorong pembangunan yang lebih merata dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Luwu Timur.





