LUWU TIMUR, — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Tomoni Timur terus memperkuat upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Luwu Timur melalui kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) bekerja sama dengan Dinas Pengendalian penduduk Keluarga Berencana Kab.Luwu Timur . Program ini menyasar keluarga berisiko stunting dengan fokus pada kelompok 3B, yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan bayi di bawah dua tahun (baduta).
Kegiatan DASHAT dilaksanakan di tiga desa, yakni Pattengko, Margomulyo, dan Purwosari, pada Senin (4/5/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Kecamatan Tomoni Timur, drg.Elizabeth Murniati,Sp.KG didampingi Sekretaris TP PKK Kana Rahmawati, jajaran Pokja III dan IV, para Ketua TP PKK desa setempat serta PLKB.
Rangkaian kunjungan dimulai di Desa Pattengko pada pagi hari, kemudian dilanjutkan ke Desa Margomulyo dan Desa Purwosari hingga sore hari. Dalam setiap lokasi, kegiatan diisi dengan praktik pengolahan makanan bergizi seimbang, edukasi pola asuh, serta penyuluhan pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu dan anak.
Elizabeth menegaskan bahwa program DASHAT merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi keluarga, khususnya pada periode 1.000 hari pertama kehidupan.
“Melalui DASHAT, kami ingin memastikan bahwa keluarga, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu dengan baduta, memahami pentingnya asupan gizi seimbang. Ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga pola pengasuhan dan kebiasaan hidup sehat,” ujar Elizabeth.
Ia juga mengimbau kepada seluruh sasaran program agar lebih aktif memanfaatkan kegiatan yang difasilitasi pemerintah dan TP PKK.
“Kami mengajak para ibu untuk rutin memeriksakan kesehatan ke posyandu, memperhatikan pola makan yang bergizi, serta memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapat. Pencegahan stunting dimulai dari keluarga, dari dapur kita sendiri,” katanya.
Program DASHAT menjadi bagian dari strategi nasional dalam menekan angka stunting melalui pendekatan berbasis keluarga dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah daerah bersama TP PKK diharapkan terus bersinergi agar upaya ini dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi mendatang di Luwu Timur. (#)





