Bupati Irwan Groundbreaking Pabrik Gabah BUMDesma, Program PANDU JUARA Resmi Dimulai

oleh -40 pembaca
oleh

 

Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya dalam mewujudkan kemandirian pangan dan penguatan ekonomi desa melalui pelaksanaan groundbreaking pembangunan Pabrik Gabah BUMDesma Lumbung Dewi Sri Juara, Jumat (26/12/2025).

Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama unsur Forkopimda, di lahan Sawit BPP Kecamatan Mangkutana. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya implementasi Program PANDU JUARA (Pembangunan Desa Unggul, Maju, dan Sejahtera).

Pabrik gabah tersebut merupakan hasil kolaborasi delapan desa, yakni Desa Lampenai, Lera, Kertoraharjo, Pattengko, Maggala, Lamaeto, Mahalona, dan Tole, yang tergabung dalam BUMDesma Lumbung Dewi Sri Juara.

Bupati Irwan menyampaikan bahwa pembangunan pabrik gabah berkapasitas 5–6 ton per jam ini menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Luwu Timur, khususnya para petani. Menurutnya, keberadaan pabrik ini akan memperkuat kedaulatan pangan daerah sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian lokal.

“Melalui program PANDU JUARA, hari ini kita memulai pembangunan pabrik beras yang akan menjadi tonggak kemandirian pangan Luwu Timur,” ujar Irwan.

Ia menambahkan, kehadiran pabrik gabah di Kecamatan Mangkutana akan mengurangi ketergantungan daerah terhadap pasokan beras dari luar, karena gabah petani lokal dapat diolah sendiri menjadi beras siap konsumsi.

Pembangunan pabrik gabah merupakan salah satu dari lima komoditas unggulan Program PANDU JUARA. Empat komoditas lainnya meliputi peternakan ayam petelur di Desa Sumber Agung Kecamatan Kalaena, pengembangan kakao di Desa Sumber Alam Kecamatan Tomoni, sentra buah-buahan di Desa Wonorejo (Mangkutana), Wanasari (Angkona), dan Wasuponda, serta pengembangan ikan bandeng di Desa Bahari Kecamatan Wotu.

Bupati Irwan berharap, pembangunan pabrik gabah ini tidak hanya memperkuat sektor pertanian, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

“Semoga pembangunan ini membawa keberkahan dan manfaat besar bagi petani serta masyarakat desa, sehingga tujuan PANDU JUARA dapat terwujud,” tutupnya.

Groundbreaking pabrik gabah BUMDesma ini menjadi simbol transformasi pembangunan desa di Luwu Timur, dari penghasil bahan mentah menuju pusat pengolahan, sebagai langkah nyata menuju desa yang unggul, maju, dan sejahtera.