Telusu-news.com, Sukabumi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 02 Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), melaksanakan kegiatan Pengembangan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan KATANA (Keluarga Tangguh Bencana) di Desa Sirnamekar. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam dalam bidang Lingkungan dan Kebencanaan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta kesiapsiagaan Masyarakat terhadap potensi bencana yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sirnamekar tersebut mengungsung tema “Pelatihan Forum Pengurangan Risiko Bencana Menuju DESTANA BANSOR Desa Sirnamekar”. Kegiatan ini diikuti oleh ibu-ibu PKK Desa Sirnamekar, Aparat Desa, serta Masyarakat yang memiliki peran dalam Upaya pengurangan risiko bencana di Tingkat desa.
Pengembangan FPRB menjadi salah satu Langkah strategis dalam membangun koordinasi dalam kolaborasi antara pemerintah desa, Masyarakat, relawan, serta berbagai pihak terkait dalam menghadapi risiko bencana. Melalui forum ini, Masyarakat diharapkan mampu berperan aktif dalam melakukan Pencegahan, mitigasi, kesiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan pascabencana.
Selain penguatan FPRB, kegiatan ini juga memperkenalkan dan mengembangkan KATANA (Keluarga Tangguh Bencana) sebagai bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan mulai dari lingkungan keluarga. Keluarga memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menghadapi kondisi darurat, sehingga peningkatan pengetahuan dan keterampilan kebencanaan di Tingkat keluarga menjadi hal yang sangat penting.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkn pemahaman mengenai pentingnya pengurangan risiko bencana, peningkatan kapasitas Masyarakat, serta koordinasi dalam menghadapi berbagai kemungkinan bancana. Pelatihan juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antarpihak agar penanganan bencana di Desa Sirnamekar dapat dilakukan secara lebih terencana dan terpadu.
Mahasiswa KKN 02 Sirnamekar UMMI berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan pelatihan semata, tetapi dapat menjadi Langkah awal dalam membangun budaya sadar bencana di Tengah Masyarakat Desa Sirnamker. Dengan adanya FPRB dan KATANA yang aktif, Masyarakat di lingkungannya serta mengambil Tindakan yang tepat sebelum, saat, dan setelah terjadi bencana.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa KKN 02 Sirnamekar Universitas Muhammadiyah Sukabumi dalam mendukung terciptanya Masyarakat yang Tangguh, mandiri, dan siap menghadapi bencana.
“Bersama FPRB, wujudkan Desa Sirnamekar yang Tangguh, siap dan selamat”
KKN 02 Sirnamekar-Universitas Muhammadiyah Sukabumi,Desa Sirnamekar 22 Juli 2026. (Rama)




