Partai Gerakan Rakyat Resmi Daftar Sebagai Partai Politik, Ini kata Ketuanya

oleh -11 pembaca
oleh

Telusur-news.com, Makassar – Kantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum di 38 Provinsi se-Indonesia, Partai Gerakan Rakyat (PGR) Resmi mengajukan pendaftaran badan Hukum di kementerian Hukum, kamis (23 Juli 2026).

Kedepannya jika PGR resmi menjadi peserta pemilu, bisa saja mengubah perolehan suara masing-masing partai khususnya pada pemilihan legislatif, mengingat partai tersebut memiliki simpatisan dan pendukung dengan loyalitas yang kuat di tambah adanya efek Anies Baswedan yang merupakan Tokoh Inspiratif dan Anggota Kehormatan.

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengatakan partainya sudah menyelesaikan seluruh rangkaian proses verifikasi administrasi di tingkat daerah.

Seluruh pengurus di 38 provinsi telah mengantongi Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) provinsi. “Pada 22 Juli 2024 kami sudah melengkapi 38 SKT,” Ucapnya saat berpidato di Gedung Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Kamis, 23 Juli 2026.

Sahrin mengklaim butuh perjuangan anggota Partai Gerakan Rakyat di seluruh daerah demi memenuhi syarat verifikasi administrasi. “Kami keluar masuk kantor kelurahan, kantor desa, kantor kesbangpol, kantor kanwil untuk perbaikan demi perbaikan,” Ucapnya.

Menurutnya, Partai Gerakan Rakyat bukan berdiri karena ada pemodal. Partai ini berkembang dari akar rumput. Karena itu, dia mengklaim Partai Gerakan milik masyarakat Indonesia. “Bukan partai milik satu orang, keluarga, atau kelompok,” ujarnya

Dia berterima kasih kepada para pengurus daerah karena berupaya membangun kekuatan politik dari bawah. Baginya, pendaftaran ini merupakan langkah permulaan. Apalagi, Partai Gerakan Rakyat belum mendapatkan badan Hukum.

“Kami baru mendapatkan secarik kertas yang menerangkan bahwa dokumen telah diterima,” Ucapnya.

Setelah resmi menerima badan hukum, Partai Gerakan Rakyat akan berupaya mendapatkan tiket sebagai peserta pemilu.

“Maka fase berikutnya memenangkan pemilihan umum 2029,” Ucapnya

Hal senada juga di ungkapkan Asri Tadda selalu Ketua DPW Partai Gerakan Rakyat Sulawesi Selatan dalam keterangan tertulisnya bahwa lahirnya PGR bukan karena sokongan oligarli

“Inilah kerja kolosal yang benar-benar dilandasi semangat gotong royong tanpa pamrih, semata karena kita ingin menghadirkan platform perjuangan politik yang berbasis rakyat, bukan bentukan oligarki atau kelompok² kepentingan” Ucapnya dalam pesan tertulisnya.

Ia juga mengapresiasi pengurus partai sehingga Partai Gerakan Rakyat bisa tahap sekarang.

“kita patut apresiasi yang sebesar-besarnya atas perjuangan kawan-kawan, mulai dari tingkat DPC, DPD, dan DPW se-Indonesia sehingga bisa menuntaskan 38 SKT dari Kanwil Kemenkum Provinsi masing-masing” Ungkapnya.