LUWU TIMUR – Pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital terus didorong Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Salah satunya melalui layanan jemput bola aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang kali ini menyambangi lingkungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Luwu Timur, Senin (24/8/2026).
Program tersebut mendapat apresiasi dari jajaran Kesbangpol karena memberikan kemudahan bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN untuk melakukan registrasi dan aktivasi IKD tanpa harus mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Tim Dukcapil hadir langsung di lingkungan Kesbangpol untuk memberikan sosialisasi sekaligus mendampingi pegawai dalam proses aktivasi.
Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat sekaligus mempercepat transformasi pelayanan publik berbasis teknologi.
Selain proses aktivasi, pegawai juga memperoleh penjelasan mengenai fungsi, manfaat dan penggunaan IKD dalam mendukung kebutuhan administrasi kependudukan.
Kesbangpol menilai sosialisasi secara langsung penting agar pegawai tidak hanya memiliki IKD, tetapi juga memahami cara menggunakan layanan digital tersebut secara tepat.
Program jemput bola dinilai menjadi solusi bagi pegawai yang memiliki keterbatasan waktu untuk mendatangi kantor Dukcapil.
Dengan pelayanan yang dilakukan langsung di lingkungan OPD, proses registrasi dan aktivasi dapat berlangsung lebih mudah dan terarah karena pegawai mendapatkan pendampingan dari petugas.
Kesbangpol Luwu Timur menyambut baik pola pelayanan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan organisasi perangkat daerah lainnya.
Apresiasi juga diberikan kepada jajaran Dukcapil atas pelayanan dan pendampingan selama proses aktivasi sehingga tahapan registrasi dapat diikuti pegawai dengan lebih mudah.
Kolaborasi antara Kesbangpol dan Dukcapil tersebut dinilai mencerminkan pentingnya sinergi antar-OPD dalam mempercepat transformasi digital pemerintahan.
Pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah dan adaptif diharapkan dapat mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih efektif.
Melalui layanan jemput bola IKD, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menunjukkan upaya mendekatkan layanan kepada aparatur sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam administrasi kependudukan.
Ke depan, pola pelayanan seperti ini diharapkan terus dikembangkan sehingga transformasi digital tidak hanya berbicara mengenai teknologi, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat dan dekat dengan masyarakat.




