Wakapolres Luwu Timur Jadi Narasumber Rakor Penguatan Kewaspadaan Dini Antisipasi Ancaman Radikalisme

oleh -5 pembaca
oleh

MALILI – Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajriadi, menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) bertema “Penguatan Kewaspadaan Dini dalam Antisipasi Ancaman Radikalisme dalam Menjaga Stabilitas Luwu Timur” yang dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan, Malili, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi ancaman radikalisme yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, serta kerukunan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

Dalam pemaparannya, Kompol Hajriadi menekankan pentingnya kewaspadaan dini melalui pengenalan terhadap potensi ancaman, peningkatan komunikasi dan koordinasi antarlembaga, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Menurutnya, upaya pencegahan radikalisme membutuhkan kerja sama yang berkesinambungan antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.

“Deteksi dini dan pencegahan merupakan langkah penting dalam mengantisipasi potensi ancaman radikalisme. Karena itu, diperlukan sinergi semua pihak, komunikasi yang baik, serta kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap aman dan kondusif,” menjadi pesan utama dalam materi yang disampaikan.

Kompol Hajriadi juga menekankan bahwa kewaspadaan dini harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan mengedepankan pendekatan humanis, dengan tetap menghormati hukum serta hak-hak masyarakat. Masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh provokasi, informasi yang belum terverifikasi, maupun ajakan yang dapat memecah belah persatuan.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat nilai toleransi, saling menghormati perbedaan, serta membangun komunikasi yang terbuka dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Kabupaten Luwu Timur merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial. Keberagaman tersebut merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama melalui semangat persatuan dan kerukunan.

“Luwu Timur adalah Indonesia mini. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan. Mari kita jaga Luwu Timur agar tetap damai, aman, dan harmonis,” demikian pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.

Melalui pelaksanaan Rakor ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin kuat, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kewaspadaan dini meningkat, serta langkah-langkah pencegahan dapat dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

Polres Luwu Timur berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Luwu Timur senantiasa terpelihara dalam suasana yang aman, damai, dan kondusif.