PALOPO — Persaingan memperebutkan kursi Ketua III Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja periode 2026-2031 berlangsung sengit dalam Sidang Sinode Am (SSA) XXVI di Luwu Convention Center (LCC), Palopo, Selasa (14/7/2026). David Somalinggi akhirnya terpilih setelah meraih 309 suara, mengungguli pesaing terdekatnya, Lempo Tangkeallo.
Berdasarkan hasil penghitungan suara ketua III, David memperoleh 309 suara, sedangkan Lempo Tangkeallo mengantongi 206 suara. Sementara tujuh calon lainnya hanya memperoleh belasan suara.
Proses pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung demokratis dan disaksikan peserta sidang dari berbagai wilayah pelayanan Gereja Toraja. Meski persaingan dua kandidat sempat memanaskan suasana, seluruh tahapan pemilihan berjalan tertib dan tetap menjunjung tinggi semangat persaudaraan dalam persidangan gerejawi.
Usai ditetapkan sebagai Ketua III BPS Gereja Toraja periode 2026-2031, David menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan peserta Sidang Sinode Am XXVI. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab besar yang akan dijalankan dengan penuh dedikasi demi kemajuan pelayanan Gereja Toraja.
“Saya mengucapkan syukur kepada Tuhan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempercayakan saya sebagai Ketua III BPS Gereja Toraja. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, bekerja bersama seluruh unsur pelayanan demi mewujudkan Gereja Toraja yang semakin bertumbuh, melayani, dan menjadi berkat bagi banyak orang,” ujar David.
Di luar aktivitas pelayanan gereja, David dikenal sebagai Chief Executive Officer (CEO) PT Anta Jaya Utama Group, perusahaan induk yang membawahi sejumlah perusahaan swasta di sektor minyak dan gas (migas).
Berbekal pengalaman lebih dari dua dekade di industri migas, ia memiliki rekam jejak memimpin organisasi, mengelola tantangan bisnis, hingga mendorong transformasi perusahaan melalui penguatan keselamatan kerja, kualitas, dan inovasi teknologi.
Tak hanya berkiprah di dunia usaha, David juga aktif dalam pelayanan Gereja Toraja. Sebelum terpilih sebagai Ketua III BPS, ia dipercaya menjabat Ketua Umum Panitia Pelaksana Sidang Sinode Am XXVI Gereja Toraja.
Pelaksanaan sidang yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah itu dinilai berlangsung tertata berkat koordinasi yang baik antara panitia, pemerintah, aparat keamanan, dan berbagai unsur pendukung lainnya.
Pelaksanaan Sidang Sinode Am XXVI yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah itu dinilai berlangsung tertib berkat koordinasi antara panitia, pemerintah, aparat keamanan, dan berbagai unsur pendukung lainnya.
Dalam sidang tersebut juga ditetapkan susunan Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja (BPSGT) periode 2026-2031. Pdt. Alfred Anggui kembali dipercaya sebagai Ketua Umum, didampingi Pdt. Seniati Padda sebagai Ketua I, Pdt. Musa Sikombong sebagai Ketua II, Pnt. David Somalinggi sebagai Ketua III, Pnt. dr. Margaretha Rimba Paembonan sebagai Ketua IV, dan Pdt. Yusuf Paliling sebagai Ketua V.
Sementara itu, jabatan Sekretaris Umum diemban Pdt. Kristian Tanduklangi, Wakil Sekretaris Umum Pnt. Yunus Buana Patiku, serta Bendahara Umum Pnt. Evalina Popang. (Iks)





