Harisah Suharjo: Perempuan Berdaya Jadi Kunci Pembangunan Inklusif di Luwu Timur

oleh -11 pembaca
oleh

MALILI – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo, menegaskan pentingnya memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah. Menurutnya, keterlibatan perempuan di bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi menjadi salah satu kunci terwujudnya masyarakat yang maju dan sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Harisah saat menjadi narasumber dalam kegiatan Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi melalui Pengembangan Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang diselenggarakan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur di Wisma Trans, Puncak Indah Malili, Senin (22/6/2026).

Dalam paparannya, Harisah mengatakan perempuan memiliki posisi strategis yang tidak hanya berperan dalam lingkungan keluarga, tetapi juga sebagai penggerak pembangunan di berbagai sektor kehidupan.

“Jika perempuan bersuara, maka masyarakat maju. Jika perempuan berdaya, maka masyarakat sejahtera,” ujar Harisah di hadapan peserta.

Ia menjelaskan, peningkatan kapasitas perempuan perlu terus didorong agar mereka memiliki keberanian, kesempatan, dan kemampuan untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan, baik di tingkat keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.

Menurutnya, semakin luas ruang partisipasi perempuan, semakin besar pula peluang terciptanya kebijakan yang lebih inklusif dan mampu menjawab berbagai persoalan sosial secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Luwu Timur yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika,  Dalam sambutan Bupati yang dibacakannya, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkeadilan melalui penguatan peran perempuan di berbagai sektor strategis.

Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Kabupaten Luwu Timur, Masdin mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai konsep Ruang Bersama Indonesia (RBI) sekaligus memperkuat partisipasi perempuan dalam bidang politik, hukum, sosial, dan ekonomi.

Menurutnya, melalui program tersebut diharapkan lahir lebih banyak perempuan yang berdaya, memiliki kapasitas kepemimpinan, aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperluas ruang partisipasi perempuan sebagai mitra strategis pembangunan, sehingga tercipta pembangunan yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.