Reses Aprianto di Tomoni: Warga Soroti Jalan dan Irigasi, Camat Minta Aspirasi Diprioritaskan

oleh -25 pembaca
oleh
Oplus_131072

LUWU TIMUR, — Infrastruktur jalan dan irigasi persawahan menjadi dua aspirasi utama yang disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses perseorangan Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Aprianto, S.Kep, di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) Mangkutana, Tomoni dan Tomoni Timur, Jumat (14/8/2026).

Reses Masa Sidang III Tahun 2025–2026 tersebut menjadi ruang dialog antara masyarakat dan wakil rakyat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan yang dinilai bersentuhan langsung dengan aktivitas sehari-hari warga.

Dalam penyampaian aspirasi, masyarakat berharap peningkatan kualitas jalan terus dilakukan. Selain menunjang mobilitas warga, kondisi jalan yang memadai dinilai penting untuk membuka akses menuju kawasan pertanian sekaligus memperlancar pengangkutan hasil produksi petani.

Aspirasi lain yang mendapat perhatian adalah penguatan jaringan irigasi persawahan. Infrastruktur pengairan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjamin ketersediaan air bagi lahan pertanian, menjaga produktivitas sawah, serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani.

Berbagai usulan tersebut disampaikan langsung kepada Aprianto untuk menjadi bahan perjuangan dalam menjalankan fungsi dan kewenangannya sebagai anggota DPRD Luwu Timur.

Sementara itu, Camat Tomoni Darwin HD mengajak masyarakat memanfaatkan momentum reses dengan menyampaikan aspirasi yang benar-benar menjadi kebutuhan dan prioritas pembangunan.

“Di mana kita bertemu langsung dengan wakil kita di kabupaten, oleh karena itu kesempatan ini sebaiknya kita manfaatkan,” ujar Darwin.

Menurutnya, masyarakat perlu mengedepankan kepentingan bersama ketika menyampaikan usulan pembangunan. Aspirasi yang disampaikan hendaknya tidak didasarkan pada kepentingan pribadi maupun ego sektoral.

“Kita hadir di sini bukan membawa nama pribadi, ego pribadi atau ego sektoral, tetapi lebih kepada bagaimana kita berpikir tentang pembangunan di kampung kita,” katanya.

Darwin juga meminta masyarakat menentukan usulan yang paling mendesak agar dapat menjadi prioritas untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif dan pemerintah daerah.

“Pak Dewan mungkin tidak bisa menyerap semua aspirasi kita, jadi sebaiknya dicari mana yang paling mendesak atau paling penting untuk kampung kita,” jelasnya.

Ia menilai penentuan skala prioritas penting agar aspirasi yang disampaikan tidak hanya menjadi daftar panjang kebutuhan, tetapi memiliki arah yang jelas untuk diperjuangkan dalam proses pembangunan daerah.

Melalui reses tersebut, masyarakat diharapkan dapat membangun komunikasi yang lebih efektif dengan wakil rakyat sekaligus mendorong lahirnya program pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Terutama peningkatan infrastruktur jalan dan jaringan irigasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat serta keberlangsungan aktivitas pertanian di wilayah Mangkutana, Tomoni dan Tomoni Timur.