Ribuan Jemaah Padati Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad di Malili, Program Unggulan Luwu Timur Tuai Apresiasi

oleh -4 pembaca
oleh

LUWU TIMUR – Ribuan jemaah memadati Lapangan Pendidikan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, saat menghadiri Tabligh Akbar yang menghadirkan pendakwah nasional Ustaz Abdul Somad (UAS), Ahad (26/7/2026) malam. Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir dengan tertib.

Selain menjadi ajang silaturahmi umat Islam, tabligh akbar tersebut juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk memperkenalkan sejumlah program unggulan kepada UAS dan masyarakat.

Di hadapan ribuan jemaah, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya Gerakan Pejuang Subuh, Kartu Pintar untuk beasiswa pendidikan, Kartu Lansia yang memberikan bantuan Rp1 juta per bulan kepada 4.000 penerima manfaat, serta Kartu Kesehatan yang menjamin akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Mendengar pemaparan tersebut, UAS menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai program yang dinilai berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Mau muda kuliah ditanggung, sudah tua dikasih duit, sudah meninggal sudah pasti diurus,” ujar UAS yang disambut tepuk tangan meriah dari ribuan jemaah.

UAS juga memberikan apresiasi terhadap Program Pejuang Subuh yang diterapkan bagi pelajar di Kabupaten Luwu Timur. Menurutnya, program tersebut merupakan inovasi yang patut menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia karena mampu membangun karakter generasi muda melalui pembiasaan ibadah.

“Program Pejuang Subuh untuk anak sekolah itu ide cerdas. Kabupaten lain dari Sabang sampai Merauke harus mencontoh ide seperti di Luwu Timur,” kata UAS.

Tabligh Akbar berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Irwan Bachri Syam, Wakil Bupati Puspawati Husler, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Luwu Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran ribuan jemaah dalam kegiatan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap syiar Islam sekaligus menjadi wadah mempererat ukhuwah, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan mendukung program pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Mul)