Bukan Sekadar Seremoni, Kesbangpol Lutim Ajak Warga Rawat Bumi dari Lingkungan Terdekat

oleh -22 pembaca
oleh
Oplus_131072

LUWU TIMUR – Peringatan Hari Bumi dan Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum bagi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur untuk mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Pesan tersebut disampaikan Kesbangpol Luwu Timur pada Rabu (26/8/2026), dengan menekankan pentingnya menjaga lingkungan melalui tindakan nyata, bukan sekadar peringatan seremonial.

Kesbangpol mendorong seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi pencemaran, serta mempertahankan kelestarian alam dan ekosistem di Kabupaten Luwu Timur.

Menurut Kesbangpol, persoalan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan masyarakat karena berbagai persoalan lingkungan bersentuhan langsung dengan aktivitas sehari-hari.

Mulai dari menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi sumber pencemaran, hingga menjaga lingkungan sekitar menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

Momentum Hari Bumi dan Lingkungan Hidup Sedunia juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat.

Kesadaran lingkungan dinilai perlu dibangun dari lingkup terkecil, mulai dari rumah, sekolah, tempat kerja, hingga lingkungan permukiman.

Dengan keterlibatan berbagai elemen tersebut, upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tertentu, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kesbangpol Luwu Timur menilai keberlanjutan lingkungan merupakan kepentingan bersama. Kondisi alam yang terjaga tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat saat ini, tetapi juga menjadi warisan bagi generasi mendatang.

Karena itu, peringatan Hari Bumi dan Lingkungan Hidup Sedunia diharapkan menjadi titik pengingat bahwa setiap tindakan manusia memiliki dampak terhadap lingkungan.

Kesbangpol Luwu Timur mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai awal untuk membangun kebiasaan yang lebih peduli terhadap lingkungan.

Peringatan Hari Bumi tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni. Kesadaran harus diwujudkan dalam tindakan sederhana dan konsisten yang dapat dilakukan setiap hari.

Semangat menjaga bumi, mengurangi pencemaran dan merawat ekosistem pada akhirnya menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat Luwu Timur.

Bumi bukan hanya tempat tinggal hari ini, tetapi ruang hidup yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya.