Deteksi Dini Diperkuat, Kesbangpol Luwu Timur Ajak Semua Elemen Cegah Konflik Sosial

oleh -1 pembaca
oleh
Oplus_131072

Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, terus memperkuat upaya pencegahan potensi konflik sosial dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui peningkatan deteksi dini hingga ke tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Luwu Timur, Salam Latif, saat dikonfirmasi pada Minggu (31/5/2026). Ia menegaskan bahwa menjaga stabilitas keamanan daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurut Salam Latif, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga memiliki peran strategis dalam mendeteksi serta mencegah berbagai potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Potensi gangguan keamanan harus dicegah sejak dini. Karena itu, sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan warga harus terus diperkuat,” ujar Salam Latif.

Ia menjelaskan, Kesbangpol Luwu Timur saat ini terus membangun koordinasi lintas sektor guna memperkuat sistem deteksi dan respons terhadap berbagai potensi konflik sosial yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kondusivitas daerah di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Dengan penguatan kolaborasi antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus terjaga, sehingga mendukung kelancaran pembangunan dan aktivitas masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur.