Idul Adha 2026, Luwu Timur Sembelih 2.065 Hewan Kurban, Towuti Tertinggi

oleh -2 pembaca
oleh

Luwu Timur – Jumlah hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, mencapai 2.065 ekor yang tersebar di 11 kecamatan dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berdasarkan data sementara, total hewan kurban tersebut terdiri dari 1.923 ekor sapi dan 142 ekor kambing. Data ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.

Kecamatan Towuti menjadi wilayah dengan jumlah hewan kurban terbanyak di Kabupaten Luwu Timur, dengan total 626 ekor yang terdiri dari 616 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Posisi kedua ditempati Kecamatan Malili dengan 223 ekor sapi dan 9 ekor kambing.

Sementara itu, Kecamatan Wotu dan Tomoni sama-sama mencatat 175 ekor sapi. Namun, jumlah kambing kurban di Tomoni lebih tinggi, yakni 16 ekor, dibandingkan Wotu yang mencapai 9 ekor kambing. Kecamatan Burau juga mencatat jumlah yang cukup signifikan dengan 169 ekor sapi dan 13 ekor kambing.

Untuk jumlah kambing terbanyak, Kecamatan Nuha berada di posisi teratas dengan 68 ekor kambing dan 130 ekor sapi. Adapun kecamatan lainnya meliputi Angkona sebanyak 103 ekor sapi dan 7 ekor kambing, Mangkutana 87 ekor sapi dan 5 ekor kambing, Tomoni Timur 76 ekor sapi, Wasuponda 65 ekor sapi dan 3 ekor kambing, serta Kalaena 58 ekor sapi dan 2 ekor kambing.

Selain masyarakat di tingkat kecamatan, jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga turut berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban. Sejumlah OPD tercatat menyiapkan 46 ekor sapi kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bersama keluarga juga mengambil bagian dalam ibadah kurban tahun ini dengan menyerahkan 10 ekor sapi.

“Alhamdulillah tahun ini dari saya pribadi berkurban sebanyak 10 ekor sapi,” ujar Irwan Bachri Syam.

Peningkatan jumlah hewan kurban tersebut menjadi indikator tingginya semangat berbagi dan kepedulian sosial masyarakat Luwu Timur dalam momentum Hari Raya Idul Adha, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.